Notifikasi Alam


Notifikasi Alam diciptakan agar kita para manusia-manusia dungu didunia ini tahu pentingnya merawat hak hidup alam dan tidak meremehkan bagaimana dahsyatnya kekuasaan Tuhan.

.

Munculnya peringatan, biasanya ditandai dengan adanya suatu perlakuan tidak wajar yang telah dilakukan. Tidak mungkin ketika ada sesuatu yang normal-normal saja lalu tiba-tiba muncul peringatan. Jika ada Siswa datang kesekolah tepat waktu dan memakai seragam yang sesuai, mengapa harus diperingatkan?. Jika ada Siswa datang kesekolah terlambat dan memakai kaos Erigo saja, yakin tidak akan diperingatkan?.

.

Konteks Peringatan disini berbeda dengan konteks Peringatan yang diselenggarakan ketika adanya Hari-hari besar seperti Hari Kartini DLL, atau Hari-hari khusus sepeti Hari Ulang tahun DLL. Peringatan disini adalah seperti yang telah disebutkan diatas.

.

Lalu bagaimana wujud Peringatan Alam dan apa penyebab Peringatan Alam tersebut?. Apakah Alam memiliki aplikasi yang akan memunculkan notifikasi setiap hari?. Apakah alam akan memiliki menara-menara dengan lonceng besar yang akan berbunyi jika ada yang tidak wajar?.

.

Terlebih dahulu kita akan membahas mengapa Peringatan Alam itu muncul.

.

Dari segi perlakuan tidak wajar, kita tidak bisa mengelak bahwa rata-rata manusia memang tidak memperlakukan Alam dengan wajar. Tidak perlu jauh-jauh melihat tambang batu bara raksasa yang ada di pulau seberang sana, kita hanya perlu memandang apa saja ketidak wajaran perlakuan manusia pada alam yang ada dilingkup pedesaan kita.

.

Coba kita lihat ditempat para keluarga bambu hidup, disana telah begitu banyak bahkan menumpuk, sampah-sampah busuk hasil pembuangan dari keluarga-keluarga busuk yang seenaknya saja beralasan “lama kelamaan akan terurai, nye nye nye nye” padahal yang dubuang sebangsa peplastikan, pempers, softex dan bungkus kondom.

.

Wahai keluarga yang bersangkutan, mohonlah sadar bahwa bambu juga makhuk hidup yang memiliki hak untuk hidup harmoni dengan para keluarganya. Gambaran mudahnya, ketika kalian tiba-tiba membuang sekantong sampah saja dihalaman keluarga tetangga kalian, apakah keluarga tersebut tidak marah?, apakah keluarga itu tidak misuh kepada kalian?. Yang menjadi pembeda antara keluarga bambu dan manusia adalah, bambu tidak memilliki mulut untuk misuh, sedangkan manusia memilikinya, bambu tidak memliki tangan untuk nempeleng, sedangkan manusia memilikinya. Sudah bisu, buta, tidak punya tanga pula, dan kalian masih tega membuang sampah sembarangan dikaki-kakinya.

.

Sekarang kita coba melihat diskriminasi manusia kepada makhluk lain berupa laut. Dilaut, manusia lebih ganas berbuat tidak wajar disana. Kita sisihkan dulu perbuatan tidak wajar berupa membuang sampah sembarangan dilaut, karena perbuatan itu sudah parah terjadi dan sudah banyak yang tau bahkan anak-anak SD sudah bisa mempraktekan perbuatan tersebut karena setiap sore ibunya mempraktikan perbuatan tersebut didepannya.

.

Kita coba lihat saja lahan-lahan dan bangunan-bangunan yang muncul diatas permukaan air laut dengan praktik yang bernama Reklamasi atau pengurukan.

.

Kerakusan manusia tidak berhenti dititik sudah kenyang nambah satu piring lagi, tidak. Kerakusan manusia dalam segi finansial menuju pada usaha-usaha yang menggiurkan dan benar-benar menghasilkan. Mereka memanfaatkan keindahan alam laut untuk menarik konsumen dengan cara membangun fasilitas didekatnya. Seperti Cafe, Warung makan bahkan Hotel dan Pusat perbelanjaan.

.

Kita sudah pasti tau dampak kerusakan yang ditimbulkan. Rusaknya terumbu karang yang menjadi rumah tempat tinggal para ikan, turunnya jumlah spesies langka yang ada, adanya pemungutan biaya untuk akses masuk kedalamnya dan masih banyak kerugian lain yang ditimbulkan.

.

Itulah semua sebagian contoh kecil ketidak wajaran manusia yang dilakukan kepada Alam.

.

Lalu sekarang kita coba membuka Notifikasi Alam berupa pesan balasan yang dikirimkan pada kita semua manusia yang sewenang-wenang berbuat kasar kepada alam yang sayangnya juga dikirimkan kepada manusia yang bahkan tidak bersalahpun. Karena, Alam tidak mengenal mana orang baik, mana orang tidak baik. alam akan mengirim pesan balasan kepada semua makhluk yang hidup disekitar oknum yang bersangkutan.

.

Bencana alam adalah Notifikasi Alam. Jangan tanyakan lagi, sudah banyak sekali bencana alam yang terjadi di negeri kita ini bahkan seluruh dunia. Akibatnya kerusakan dimana-mana, korban meninggal tergeletak tanpa salah bahkan tertimbun tanah tanpa alasan. Banjir bandang, sunami, longsor dan masih banyak lagi balasan-balasan alam yang dikirimkan kepada manusia.

.

Semua itu adalah sebagai peringatan bahwa perampasan hak hidup alam adalah hal buruk, pengingat bahwa kuasa Tuhan tidak gemeh-gemeh. Kita sebagai manusia yang leluasa memilih dan yang ditunjuk menjadi khalifah dibumi, seharusnya bisa sadar bahwa kerusakan alam akan berujung bencana yang merugikan semua pihak. Jika alam sudah berbicara, maka jangan berharap keluarga anda tidak terkena imbasnya. Bahkan saya yakin, virus Covid 19 ini adalah hasil dari do’a-do’a Gunung dan Rimba, Wallohu’alam[].


Komentar

Yazidfat mengatakan…
Aku cinta gagasan ini

Postingan Populer